Lanjut Membaca Klik »
Kesimpulan
Zat Adiktif adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti mordin atau kokain yang dapat mengganggu sistem saraf pusat. contohnya itu seperti alkohol yang mengandung etil etanol dalam minuman dan nikotin dalam rokok. Rokok juga mengandung tar yang dapat menyebabkan kanker.
Sedangkan Zat aditif adalah zat yang ditambahkan ke dalam makanan untuk membuat makanan lebih menarik. Zat aditif yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari itu seperti pewarna, Pemanis, Pengawet, Penyedap rasa, Antioksidan, Pemberi aroma, Pengental, Pengemulsi. Zat Adiktif adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti mordin atau kokain yang dapat mengganggu sistem saraf pusat. contohnya itu seperti alkohol yang mengandung etil etanol dalam minuman dan nikotin dalam rokok. Rokok juga mengandung tar yang dapat menyebabkan kanker. Sedangkan Zat aditif adalah zat yang ditambahkan ke dalam makanan untuk membuat makanan lebih menarik. Zat aditif yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari itu seperti pewarna, Pemanis, Pengawet, Penyedap rasa, Antioksidan, Pemberi aroma, Pengental, Pengemulsi. Dampak negative yang dihasilkan oleh zat tersebut sangat banyak, dek! diantaranya itu menyebabkan kanker, alergi juga bisa, diare, dsbg. contohnya pada zat aditif seperti ini misalnya: Penggunaan Zat Pewarna – Apabila penggunaan zat pewarna sintetis itu untuk makanan tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan, maka dapat menyebabkan alergi dan penyakit asma. Selain itu juga bersifat karsinogenik lemah. Penggunaan Zat Pemanis – Zat pemanis sintetis itu tidak cocok digunakan pada produk makanan dan minuman yang ditujukan sebagai penambah energi atau untuk meningkatkan gula darah. Jadi jika penggunaan yang berlebihan zat pemanis,dapat menyebabkan tumor kantong kemih. Penggunaan Zat Pengawet
§ Natrium Nitrit dan Natrium Nitrat – jika pemakaiannya berlebihan, maka akan menimbulkan kematian. Hal itu disebabkan karena bahan itu mampu berkaitan dengan hemoglobin dan di dalam tubuh membentuk senyawa karsinogen nitrosamina.
§ Natrium Benzoat – Pemakaian yang berlebihan natrium benzoate juga dapat menimbulkan alergi dan gejala hiperaktif pada anak.
§ Kalium Sorbat – Pemakaian yang berlebihan dapat menimbulkan iritasi pada kulit. Begitu, dek! Jadi kalau ingin hidup yang sehat, harus menjaga pola makan dan makanan juga harus dijaga. Agar tubuh kita sehat dan tidak mudah terserang oleh penyakitJ. Zat-zat itu tidak berbahaya jika digunakan dengan benar dan tidak berlebihan Ciri-cirinya dapat dilihat seperti ini:
§ Berat badan turun drastis
§ Mata cekung dan merah, muka pucat, dan bibir kehitaman
§ Buang air besar dan air kecil kurang lancar
§ Sembelit atau sakit perut tanpa alasan yang jelas
§ Mengeluarkan keringat yang berlebihan
§ Banyaj lendir dari hidung
§ Pupil mata membesar
§ Diare § Sukar Tidur
§ Jantung berdebar-debar
Jangan di klik Disini
. Dampak Negatif yang dihasilkan dari pengguna zat adiktif antara lain dapat dilihat dari fisik pada seseorang yang menggunakan zat tersebut seperti: Gangguan pada sistem saraf atau neurologis seperti kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan saraf tepi, Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti gangguan peredaran darah dan infeksi akut otot jantung, Berat badan turun drastis. Menurut undang-undang RI No 7 Tahun 1996 tentang Pangan, pada Bab II mengenai Keamanan Pangan, pasal 10 tentang Bahan Tambahan Pangan dicantumkan
1. Setiap orang yang memproduksi pangan untuk diedarkan dilarang menggunakan bahan apa pun sebagai bahan tambahan pangan yang dinyatakan terlarang atau melampau ambang batas maksimal yang telah ditetapkan.
2. Pemerintah menetapkan lebih lanjut bahan yang dilarang dan atau dapat digunakan sebagai bahan tambahan pangan dalam kegiatan atau proses produksi pangan serta ambang batas maksimal sebagaimana dimaksud pada ayat 1. Cara untuk mencegahnya ada, tapi kesadaran dari masyarakatnya sendiri itu sulit, dek! caranya itu seperti: § Pencegahan Primer (Pencegahan Diri)
§ Pencegahan Sekunder (Pencegahan Kerawanan)
§ Pencegahan Tersier (Pencegahan Kambuhan) Pengobatan terhadap korban penyalahgunaan zat Adiktif pun juga ada dek! Dan dapat dilakukan dengan empat cara yaitu :
§ Pengobatan adikasi (Detoksifikasi)
§ Pengobatan infeksi § Rehabilitasi dan
§ Pelatihan Mandiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar